Sakit

Jumat sore ibu mulai demam kemudian disusul bapak Jumat malemnya. Sabtu pagi sampai Sabtu malam mereka masih terbaring ditempat tidur dan seharian pula saya menjadi “perawat” untuk bapak dan ibu. Minggu paginya mereka masih sakit, dan pagi itu juga saya malah ikutan sakit. Alhasil saya merangkap jadi perawat dan pasien sekaligus ___. Untung demamku tidak terlalu tinggi dan tidak ada sehari sudah sembuh. Minggu sore saya ke dokter buat nganterin ibu, eh dokternya tutup dan ibu nggak mau diperiksa kemana-mana kalau nggak ke dokter tersebut. Sedangkan bapak belum mau ke dokter.

Senin sore ibu dibawa keponakanku ke dokter, dan Alhamdullilah dokternya ada. Begitu juga dengan bapak yang sudah mau dibawa ke dokter.

Selasa siang Alhamdullilah bapak udah sembuh, tinggal ibu yang belum. Semoga besok udah sembuh :))))

One Day Trip – Rembang

Sebenarnya bingung juga sih mau ngasih judul apa wqwq. Jadi ceritanya Senin, 4 Desember 2017 kelas saya mengadakan perjalanan ke kabupaten Rembang, tepatnya di Pantai Karangjahe. Acara perjalanan kali ini dilakukan karena bahwasanya kami sudah berada di penghujung semester 7, dan di semester 8 nanti pasti udah agak jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Maka sebut saja acara ini sebagai semi perpisahan. Pada akhirnya pun uang khas yang saya pegang selama kurang lebih dua semester serta tambahan iuran tiap individu pun siap digelontorkan untuk keperluan tranportasi, kaos, konsumsi, dan lain-lain. #Alhamdullilah nggak beban lagi.

Kami siap berangkat pukul tujuh pagi, padahal sebenarnya dijadwal kami harus siap berangkat pukul enam pagi. Hmm you know lah bagaimana orang-orang di negeri ini memperlakukan waktu ?

Ok lupakan. Jalanan Semarang ke arah timur pun kalau pagi macet banget. Senin, musim hujan, dan juga banjir. Semarang kaline banjir. . .

Ini momen banjir dan macet saya abadikan dengan hengpon jadul saya

Seperti biasa kalau perjalanan dengan rombongan kelas, pasti ada sebagian temen yang nggak bisa jauh-jauh dari karaoke, musik dangdut, dan joget-joget di dalem bus yang berjalan. Dan jujur aku paling sebal bagian itu, soalnya saya orangnya parnoan. Takut kalau ada apa-apa. Tapi malangnya kalau pergi jauh dengan suatu rombongan kelas pasti aku dapetnya rombongan kelas yang suka keasyikan seperti itu. Pas perjalanan ke Bali 2016 aku sempet ngiri gitu sama bus anak kelas B. Jadi waktu itu bus kelas B mendahului bus kelas J yang lagi asyik ramai (kelas saya) nah dari jendela saya melihat anak-anak cowok cewek kelas B tuh pada duduk anteng gitu. Beda dengan kelas saya. Duh rasanya pengen pindah bus, yakin. Pas rombongan perjalanan Bali 2013 jaman SMA juga gitu. Parno mode on, pengen cepet-cepet segera balik ke rumah malah.

Ok, lanjut perjalanan ke Rembang deh. Akhirnya setelah keluar dari kota Semarang serta melewati kabupaten Demak, Kudus, Pati, akhirnya sampailah di Rembang dan segera menuju lokasi Pantai Karangjahe. Kami disana nyampai pukul 11 siang. Nah di pantainya panas banget (padahal sudah memasuki musim hujan). Kemudian sampai sana kami tidak langsung acara bebas karena sebelumnya panitia sudah menyiapkan rangkaian acara seperti bermain panjang-panjangan, truth or dare, fun colour, dan terakhir acara bebas.

Ini nih beberapa foto persiapan yang dicekrek sama sie dekdok, berjalan menuju ke tempat yang strategis.

Dan berikut permainan dimulai. . .

1. Bermain Panjang-panjangan

Game pertama ini temen-temen dibagi menjadi dua kelompok berbaris. Nah kemudian setiap baris berusaha berlomba untuk menjadi barisan yang paling panjang. Disini kita boleh menggunakan benda-benda apa saja yang dipakai di tubuh kita. Untuk waktu, saya lupa dikasih waktu berapa menit. Tapi yang jelas kelompok barisan saya menang wqwq. Hukuman buat barisan yang kalah yaitu yang kalah nggendong yang menang ha ha ha

2. Truth Or Dare

Waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB tapi permainan masih dilanjut. Semua anak membentuk lingkaran. Ditengah-tengah terdapat 3 anak yang bermain musik untuk mengiringi topi yang diestafetkan dari teman ke teman. Ada beberapa anak yang kena, ada yang memilih truth ada yang memilih dare. Untuk truth ada yang diberi pertanyaan, inti begini:

“Siapa cinta pertamamu di kelas J?”

“Siapa saja nama gadis yang sempat kau pacari di kampus ini?”

“Dari semua cowok kelas J, siapa cowok yang paling kamu sukai?”

Untuk dare, tantangannya:

“Berkenalan dan foto bareng dengan wisatawan cowok.” “Berkenalan dan foto bareng dengan wisatawan cewek.”

Kurang lebih begitulah he he he

ISOMA

Pukul 13.00 WIB pun kami isoma. Untuk menu makan siang, kami hanya pesan ayam, saos, dan nasi putih :3

3. Fun Colour

Sekitar pukul 14.00 WIB kami mulai bermain fun colour, kacamata sudah siap di pakai semua. Panitia acara fun colour mulai mempesiapkan bubuk warna-warni yang terbuat dari tepung kanji dan pewarna makanan. Ada enam warna yang kami buat disini. Panitia berdiri ditengah anak anak yang melingkar. Lingkaran fun colour saling memepet satu sama lain dan hanya menyisakan sedikit celah jarak. Ketika hitungan satu, dua, tiga diucapkan bubuk warna itupun di tabur-taburkan kepada teman-teman. Semuanya tampak tertarik sekali dan membiarkan baju putih tersebut ternodai. Setelah itu keisengan terjadi yaitu saling menceburkan teman-temannya ke pantai. Saya nyerah deh yang ini dan was-was terhadap sekitar. Soalnya mereka akan bekerja sama secara diam-diam dengan langsung mengangkat si korban buat diceburin ke pantai wk. Saya masih inget ketika si F mengkode saya buat nyeburin si R yang sedang asyik ngelihatin temen lain yang diceburin. Akhirnya saya hanya membalas kode senyum, lalu tertangkaplah si R dan temen-temen yang lain ikut ngangkat. Disitu saya nggak ikutan ngangkat tapi ikutan ngakak ha ha ha

4. Acara Bebas

Acara bebas saya memutuskan untuk memfoto objek pasir dan pantai saja lalu bersama Ayu dan Shella menuju kamar mandi buat mandi dan ganti pakaian. Acara bebas digunakan anak-anak dengan berswafoto, naik ATV, dan lain-lain. Setelah selesai berbersih diri, kami bertiga memutuskan buat beli bakso, kemanapun perginya mesti makan bakso ha ha ha. Temen-temen yang lain setelah puas bermain dan berbersih diri pun juga langsung membeli bakso. Akhirnya kami semua kembali ke bus pukul 16.00 WIB dan siap meluncur ke pusat oleh-oleh di Rembang namanya saya lupa. Kemudian di Pati mampir di pusat oleh-oleh Dua Kelinci. Selama perjalanan pulang ke Semarang diguyur hujan. Suasana sangat hangat (Alhamdullilah) ketika diputarkan video dalang dan sinden bule di acara pewayangan yang digelar di Banyumas. Lucu banget dagelan antara si dalang dan sinden bulenya. Akhirnya sampai Semarang (kampus) kurang lebih pukul 21:00 WIB. Lalu pulang sama Nurul naik GrabCar. Akibat nggak jadi dijemput saudaranya Nurul sih.

Sampai ditempat saudaranya Nurul, saya ambil motor saya yang saya titipin disana, dan mengendarai selama kurang lebih lima menit lalu akhirnya sampai rumah pukul 22.00 WIB dengan keadaan sangat merindukan tempat tidur xD.

Pada akhirnya semester 7 kini telah berlalu, dan selamat datang semester 8. Sukses buat KKN dan skripsi kita di semester ini, dan bisa wisuda di Oktober / Desember 2018 🙂

Begitulah pengalaman hari itu, doa saya semoga bisa kembali kesana lagi bersama orang-orang yang saya sayangi semacam kamu, iya kamu #eh

See yaw! Dan terimakasih buat sie dokumentasi acara 🙂

[REVIEW] Nature Republic Soothing & Moisture Aloe Vera 92% Soothing Gel

Kali ini saya mau mereview salah satu produk skin care dari Korea Selatan yang udah cukup lama hits banget di Indonesia yaitu Nature Republic Soothing & Moisture Aloe Vera 92%. Pecinta k-beauty pasti udah pada nggak asing sama soothing gel dari brand terkenal Nature Republic ini xD. Oke langsung saja:

KEGUNAAN

Menenangkan dan melembabkan kulit

FUNGSI

Nature Republic Aloe Vera Soothing Gel yang mengandung 92% Aloe Vera ini cocok buat semua jenis kulit dan bisa dipakai buat cewek/cowok yang jomblo atau bahkan sudah punya pacar , dan tentunya multifungsi banget. Berikut kegunaan Soothing Gel ini:

  1. Sooting gel ini berfungsi sebagai pelembab wajah yang memberi efek menenangkan dan menyegarkan kulit yang kering
  2. Sebagai make up base sebelum menggunakan foundation atau bb cream.
  3. Buat para cowok, produk ini bisa dijadikan after shave cream dan mencegah iritasi kulit akibat pisau cukur.
  4. Sebagai perawatan rambut yang dapat membuat kering lebih bersinar
  5. Sebagai masker atau krim untuk mata lelah dan bibir yang kering atau kusam
  6. Sebagai essence untuk merawat kuku
  7. Sebagai mosturizer atau pelembab body
  8. Sebagai soothing and healing cream yang mengurangi kemerahan pada kulit yang terbakar matahari

Selama ini saya hanya pernah nyoba yang nomor 1,2,5, belum tertarik yang 4,6,8 dan saya tidak akan pernah mencoba nomor 3 wqwq. Selama pemakaian kurang lebih satu bulan ini dengan konsisten, saya sudah cukup merasakan manfaatnya seperti wajah menjadi lembab (biasanya kulit wajah saya kering), calon-calon jerawat (?) juga nggak jadi nyalon nih di wajah, bibir juga menjadi lembab.

PACKAGING

Soothing gel ini memiliki isi yang banyak banget yaitu 300 ml jadi bisa dipakai selama berbulan-bulan. Oh iya yang 300 ml itu packaging lama dan berbentuk jar, sedangkan sekarang Nature Republic udah mengeluarkan packaging yang baru berbentuk tube dengan isi 250 ml.

Jar

Tube

HARGA

Untuk belinya sendiri saya lebih memilih untuk melihat dan membeli langsung ke fashion store di daerah saya meskipun bisa dipesan secara online. Kebetulan bulan Desember kemarin fashion store tersebut mulai menyediakan produk make up dan skin care dari Korea (sekarang jadi beauty store juga nampaknya). Untuk harganya sih agak lebih mahal sedikit di bandingkan di IG online shop lain. Di IG online shop lain saya menjumpai harga 75rb – 110rb rupiah termasuk juga di aplikasi/website. Sedangkan di butik tersebut dijual Rp 130.000,- untuk kemasan jar, dan Rp 125.000,- untuk kemasa tube. Okelah enggak papa, asal bisa lihat barangnya dan mengecek langsung apakah ini original atau palsu . Soalnya banyak banget produk soothing gel dari Nature Republic yang dipalsukan (saking ngehitsnya). Jadi hati-hati, jangan sembarang beli!

Buat yang pengen tahu IG store tersebut bisa difollow @stagemyfashion (dijamin langsung naksir koleksi fashionnya juga), kemudian buat yang ada di Jabodetabek saya saranin mending pesen aja di store lain seperti aplikasi/website namanya Kinimall (barangnya terpercaya original) harganya cuman Rp 108.000,- plus lebih murah kena ongkirnya. Kenapa saya nggak pesen di Kinimall karena sama aja saya kena biaya ongkir Jakarta ke Semarang yang produk + ongkirnya juga hampir mendekati Rp 130.000,-. Kalau ke Stage My Fashion kan cuman modal bensin dikit dan nggak perlu nunggu pengiriman ha ha ha :D. Pokoknya intinya sama aja sih :3

PENYIMPANAN

Oh iya produk ini juga free colour, jadi bening gitu dan aromanya kekinian banget wangi dan seger gitu. Untuk penyimpanan, boleh di simpan di lemari es buat bisa ngerasain sensasi sejuk di kulit pas digunakan.

– Eh ini nih punya saya, saya beli yang jar xD

Okedeh, sekian dulu postingan hari ini and see yaw 🙂

Terjemahan Lirik Lagu Fall – Crush

KPOP mode on! 🤣

Lagu Korea yang berjudul Fall , milik si Crush menjadi lagu favorite saya sepanjang Juli 2017 sampai sekarang. Lagu ini seakan-akan kayak jadi sahabat yang selalu ada kapanpun dan dimanapun untuk saya. Lagunya itu genrenya R&B gitu, dan saya memang suka lagu2 yang bergenre R&B wqwq.
Lagu ini sebenarnya udah dirilis bulan Oktober 2016, dengan album bertajuk Wonderlust. Tapi saya baru mengenal penyanyi si Crush itu sekitar bulan Juli 2017 lewat ost. di drama Goblin. Dia mengisi ost. di drama Goblin dengan lagu berjudul Beautiful. Lagunya juga bagus!

Kemudian sayapun kepo sama lagu-lagunya si Crush selain Beautiful dan akhirnya nongkrong di Youtube dan menemukan MV Fall, Don‘t Forget, sama Sofa. Dan dari ketiga itu saya akhirnya jatuh cinta sama lagu berjudul Fall. Saya akhirnya membaca terjemahan liriknya juga dan yah jangan ditanya puitis banget deh. Tapi lagu Dont Forget juga bagus banget loh nyanyinya ft. Taeyeon SNSD tapi Taeyeon nyanyi pas bagian mau akhir. Kalau Sofa saya nggak begitu suka, dan jarang ndengerin.

Iya udah ini dia terjemahan bahasa Indonesia lirik lagu Fall punyanya si Crush :). Saking jatuh cintanya sama ini lagu sampai-sampai pengen nge-share lirik terjemahan Bahasa Indonesia nya :3.

Crush – Fall

Ketika fajar, aku membuka pintu

Keheningan itu menyambutku

Setelah musim dingin yang hangat, musim semi dan musim panas

Mimpi empat musimku adalah kamu, tapi kamarku tetap musim gugur

Aku masih tak bisa melupakan mu

Aku masih tinggal dalam aroma mu yang tersisa

Apakah kau tahu?

Kau mungkin tak tahu, tapi aku sangat merindukanmu

Apa kabar?

Apa yang kau lakukan tanpaku?

Sehari terasa begitu lama

Apakah setiap perpisahan itu terasa seperti ini?

Don’t wanna fallin’ love

Setelah musim dingin yang dingin, musim semi yang melelahkan dan musim panas yang lembab

Aku baik-baik saja, entahlah

Tidak, aku tidak baik-baik saja

Kenyataanku tanpa ada dirimu itu sangat kejam

Aku masih tak bisa melupakanmu, aku masih tinggal dalam aroma mu yang tersisa

Apakah kau tahu?

Kau mungkin tak tahu, tapi aku sangat merindukanmu

Apa kabar?

Apa yang kau lakukan tanpaku?

Sehari terasa begitu lama

Apakah setiap perpisahan itu terasa seperti ini?

I wanna fallin’ love

Aku berharap lagu ini dapat menyentuh hatimu

—-

Oke, you know lah bagaimana makna lagu yang tersurat di atas :3. Silahkan mendengarkan jika anda kepo sama lagunya, lagu Don‘t Forget juga saya rekomendasikan buat kalian ^^. Oh iya, Crush bulan Desember 2017 kemarin ngeluarin single dengan judul Be By Me Side. Bagus sih lagunya, tapi I can‘t move on from Fall. See yaw!

Eh, bentar deng ini aku kasih bonus foto abangnya yang nyanyi. Love :3

inletsgo.com

Bye bye…

Sumber terjemahan lirik: //www.kupas360.com/2016/10/lirik-lagu-crush-fall-dan-terjemahannya.html?m=1

Segelas dan Secangkir Kopi

Kopi ? Siapa sih yang nggak suka kopi ? Saya pikir lebih banyak yang suka daripada yang nggak suka. Kopi, yah minuman itu sekarang banyak banget variannya. Dulu waktu kecil saya berpikir bahwa kopi identik banget dengan warna hitam dan aromanya yang khas. Tapi dewasa ini ternyata banyak banget varian kopi.

Kopi favorit saya adalah cukup kopi sasetan (abaikan penulisannya wk), karena varian rasa yang dijual banyak dan harganya terjangkau. Kalau sekarang, kopi sasetan favorite saya sih Good Day sama Luwak White Coffee. Enggak peduli Good Day yang rasa apa, soalnya menurut saya rasanya sama aja ha ha

Selain kopi instan sasetan, banyak juga kan ya jenis varian kopi di tempat kafe. FYI, saya pengen banget nyicipin Es Kopi Vietnam, tapi yang nggak ada sianidanya loh .__.

By the way, Bapak juga seneng banget sama yang namanya kopi. Tiap pagi selama bertahun-tahun, Ibu selalu membuat segelas kopi  buat Bapak.  Seingetku jaman SD dulu Bapak seneng banget sama yang namanya Kopi Nanas terus pindah Kopi Tugu Luwak, tapi sekarang -udah lama juga sih- pindah ke Kopi Kapal Api. Ah nyebut merek mulu:D. Nah meskipun kita bertiga suka banget sama kopi, Ibu hanya membuat segelas kopi saja dan itu memang sebenarnya khusus buat bapak sih dan saya bakalan minta secawan kopi untuk saya minum dan nanti ibu juga nimbrung ikut minum. Pokoknya so sweet lah, segelas di minum bertiga. Di rumah persediaan kopi memang banyak dan enggak pernah telat, namun rasanya malas dan enggan jika membuat untuk di minum sendiri-sendiri. Enaknya diminum bareng-bareng lol. Bapak juga kadang senang menuangkan kopi di cawan dan memberikannya untukku.

Di malam hari, suasana hangat juga terjadi di ruang keluarga. Kalau malam, Bapak juga suka ngopi. Namun kalau malam Bapak membuat kopi sendiri dan membuatnya di cangkir bukan di gelas. Nah, malam juga sama seperti pagi, kopi diminum bertiga. Jika di pagi hari segelas kopi bertiga maka malam hari akan berubah menjadi secangkir kopi bertiga.  FYI, Bapak juga kadang dapat kiriman kopi asli dari besannya. Ibu kadang mencampur kopi asli tersebut dengan kopi instan. Rasanya enggak kalah enak kok dengan rasa kopi yang ada di kafe :D. Dibalik semua itu, saya sempat berpikir kelak nanti jika saya bekerja atau suatu saat nanti menikah, saya bakalan rindu dengan suasana seperti itu. Yaa, suasana segelas kopi bertiga di pagi hari dan secangkir kopi bertiga di malam hari. 

Iya sudah sekian dulu postingan kali ini, see yaw!

Eh ngopi dulu yuk ^^

Kondangan

Warning!

Judulnya kondangan, tapi ceritanya kemana-mana wqwq

Yaksip, jadi siang tadi saya kondangan di salah satu teman akrab saya Efa. Saya kesana bareng Ervin dan pacarnya. Nah, jadi ceritanya saya, Efa, dan Ervin itu temenan semasa SMA meskipun kita bertiga nggak pernah sekelas selama di SMA. Saya dan Efa sudah berteman sejak SD tapi hubungan kami biasa saja, sedangkan saya dan Ervin dekat gara-gara kita berada di ekskul yang sama pas SMA yaitu Paskibra. Kemudian penyebab Efa dan Ervin saling kenal kurang tahu juga sih wqwq (kayaknya sih gara-gara berada di jurusan yang sama tapi beda kelas) :D. Semasa sekolah sebenarnya kita tidak terlalu akrab paling cuman saling sapaan aja kalau ketemu. Kalau sama Ervin masih ketemu di ekskul.

Nah tapi waktu kelas 12 SMA (2014) tepatnya setelah UN dan nunggu2 pengumuman kita bertiga akhirnya malah deket banget. Entah dari mana pintu masuknya, aing beneran lupa. Kita jadi sering banget maen bareng. Naik perahu  Pantai Maroon, nyanyi2 di Sam Pho Kong, makan bakso dan lain-lain. Pokoknya deket banget deh. Lalu gara-gara saya keseringan cerita tentang BEAST (boyband korea) Efa yang suka drakor dan beberapa lagu korea akhirnya juga ketularan seneng itu boyband. Kita jadi BEAUTY bareng kecuali Ervin dia mah nggak suka korea2an wk

Oke, jadi ceritanya itu flashback dulu ya ha ha ha

Setelah lulusan SMA saya dan Ervin kuliah, sedangkan Efa bekerja. Kita jadi jarang maen bareng sih. Paling ketemu kalau ada urusan tertentu aja. Tapi kalau lebaran kita masih tetep bareng-bareng silaturahmi.

Dan tahun ini  kayaknya jadi tahun ke dua atau ke tiga buat mereka masing-masing dengan pasangannya wqwq. Karena udah lama mereka telah menemukan tambatan hati masing-masing sodara-sodara. Ervin telah menemukan cowok yang menurut aku sih cocok sama dia. Sedangkan Efa juga cocok banget sama cowoknya. Kalau saya teh jangan ditanya yaw. Soalnya saya sukanya bule, dan agak susah ketemunya jadi maafkeun. Lalu pada akhirnya selalu iseng jadi pengabdi dating site buat nyari bule ha ha ha. 

Temen2 nggak ada yang tahu kecuali Ayu kalau sebenarnya aing pengen punya pacar bule. Soalnya Aing nggak mau ngasih tahu. Takutnya dibilang muluk2. Kemudian mindset Ervin sama Nurul (temen kuliah) bahwa aing itu naksir abis sama polisi/tentara. Ya memang intinya saya diem-diem agak heboh berkualitas deh kalau ketemu anak-anak profesi itu. Aing memang seneng kok sama abdi negara karena pernah cerita2 gitu tapi yang nggak sok kegantengan ya. Aing teh benci banget abdi negara yang sok ganteng. 

Nah gegera aing pernah bilang  itu saya diledek. Eh Ervin sebenarnya juga naksir kok sama tentara, tapi yang kena korbannya aing mulu. Iyadeh, mungkin karena Ervin udah punya pacar (meskipun bukan tentara) akhirnya aing mulu yang kena ejek naksir-naksir abdi negara. Enggak papa deh diejek gitu yang penting sebuah rahasia kalau aing aslinya suka bule cuman Ayu sama kalian yang tahu, dan aing yakin tak akan tersebar. Dokumen Musda sangat rahasia ha ha ha. 

Kurang lebih sepuluh hari yang lalu saya tuh bikin grup WA karena udah lama banget nggak ketemu dan kontekan sama mereka. Finally, Efa nanya “kamu kemana aja sih Mak, kok WA nggak pernah On”? Saya jawab “On terus atuh Nak, mungkin kamu ngontek di WA lama.” Ternyata benar selama ini Efa ngontek aku di WA yang lama. Uuuw padahal kan aku udah pernah  ngechat pakai wa ku yang baru ___-.

Setelah itu kita bertiga ramai di grup, Ervin yang bulan depan mau sidang skripsi (cepet banget karena nggak ada KKN), Efa yang bulan ini ternyata mau nikah dan minta tolong saya nyatetin nama2 temen SD dan suruh membagikan undangannya (ternyata dapat angpao), dan aing yang sibuk bikin proposal skripsi dan bulan depan juga mau KKN __.

Nah setelah kabar Efa mau nikah, aing sama Ervin rencananya mau berangkat boncengan. Tapi lain hari Ervin ngabarin  kalau dia berangkat sama pacarnya. Jadi mau tetep bareng apa nggak? Nasib jomblo eh single akhirnya saya bingung dong. Kalau berangkat bertiga nggak enak juga yang satu motor boncengan mesra, sini yang motoran sendiri merana tak ada cinta. Kalau berangkat sama temen2 yang lain entah kok merasa males aja. Kondangan sendirian? Hah apalagi. Udah pernah sih dan nggak mau lagi__-. Akhirnya tetep nekat bareng mereka. Soalnya menurut aing pacar Ervin itu baik dan lebih pentingnya lagi sopan. Jadinya bisa slow kalau sama Ervin. Ah mereka bener2 pasangan yang ideal. Sampai rumah Ervin pukul 11.11 WIB, udah ada si bang R (umurnya lebih tua dua tahun dari Ervin dan saya kalau nggak salah). Dan disana saya diledek ibunya Ervin mana pasangannya, Ervin pun ikut meledek bawa-bawa dua Akpol yang ketemu di bandara lebaran tahun lalu dan bawa2 si A (pegawai TU  & guru bahasa Inggris di sekolah tempat saya magang). Hu hu hu syedih. . .

Akhirnya kita berangkat bareng, dan diperjalanan saya flashback. Andai aing nerima cintanya si A mungkin aing nggak bakal kayak gini. Apalagi si A yang baru aja deket September lalu, dan temen-temen sekelompok magang dukung banget karena menurut mereka si A itu perfect banget. Tapi ya gimana orang aing nggak suka sama dia, nggak ada rasa, walaupun dia ibadahnya oke, bahasa Inggrisnya oke, karir oke, serta ramah sopannya minta ampun. Tetep saya nggak jatuh cinta sama dia dan cinta itu nggak bisa dipaksa bukan #eaa (Kapan-kapan saya ceritain deh yang ini).

Sampai disana acara ramai banget, kami langsung salaman sama kerabatnya di depan, kemudian ngisi buku tamu dan dikasih souvenir sisir rambut. Kemudian kita bertiga salaman sama bapak ibunya bang D, bang D, Efa, kemudian ibu bapaknya Efa. Ini urut ha ha ha. Habis itu foto cekrek!

Setelah itu, kita nggak ngobrol banyak sama pengantinnya karena mereka sibuk nyalamin tamu. Setelah itu kita makan. FYI, saya paling pemalu kalau ngambil makan di kondangan. Padahal itu makanan kan buat tamu kan ya? Entah saya mesti malu-malu tapi mau. Tapi kondangan dengan Ervin tuh beda banget. Aku sampai ngomong langsung sama dia. Yaiyalah emang Ervin tuh anak super PD pol kalau soal ambil makanan mah wqwq. Kita ambil bakso, kemudian Ervin ngajak makan nasi ayam lodeh, sambel goreng ati, sup dkk. Aku mau soto aja, kemudian akhirnya Ervin ngikut soto. Nggak jadi nasi ayam dkk. Sedangkan pacarnya Ervin cukup bakso doang ha ha

Setelah itu ketemu tiga temen SMA lain, Sari ngajak pacarnya, tapi langsung pulang. Yang dua si Wiwin (nama cewek) sama Mutiara. Saya sama Wiwin itu deket banget semasa SMA kita dua tahun sekelas. Kabarnya Wiwin mau nikah habis lebaran nanti. Aamiin saya doain Win lancar. Sedangkan Muti saya nggak terlalu kenal jadi biasa aja. Kemudian kita selca bareng 🙂

Seneng deh bisa hadir di acara nikahannya Efa. Pas tadi di rumah Ervin sebelum berangkat, ibunya Ervin tanya kalau habis ini yang bakal nikah siapa? Saya jawab Ervin!

Aamiin

Sekian cerita kali ini, see yaw~

Teman Dekat Paling Asyik, Unik, dan Sederhana

          Hai, jumpa lagi dengan saya penulis gaje. Well, postingan gaje ini sebenarnya udah mengendap di draft lama banget. Saya nulis ini Desember 2016 dan sekarang udah Januari 2018 ha ha ha. Sudahlah daripada mubadzir disimpan mending dibagikan kan? xD.

            Oke, sejenak meninggalkan kebahagiaan ulang tahun kemarin sekarang saya mau cerita tentang salah satu teman dekat saya, tapi bukan Nurul, Ratih, atau Azizah. Ya, meskipun kami berempat selalu bersama-sama, tapi saya juga punya teman dekat di kelas selain mereka namanya Ayu. Kalau boleh jujur-sejujurnya, berkali-kali jujur, berkali-kali ucap *yang ini lebay, jujur aku lebih nyaman sama Ayu. Aku jarang mengganggap seseorang sedekat apapun termasuk Nurul, Ratih, atau Azizah sebagai sahabat, aku hanya menganggap mereka teman dekat. Tapi dengan Ayu, hampir aku menyebutnya sahabat dialah sosok yang paling lugu, asyik, sederhana, dan unik.

            Ayu berasal dari Kebumen, dia bercerita kalau rumahnya itu di sebuah desa yang masih sejuk, banyak pohon kelapa dan persawahan. Saya juga pernah ke Kebumen tapi itu udah lama banget SMP kalau tidak salah. Ya, memang disana banyak sekali pohon-pohon kelapa. Ayu punya adik cowok yang beda dua tahun sama dia, dan kuliah di Yogyakarta. Aku sama Ayu sebenarnya udah deket dari semester satu, yang berawal dari tugas kelompokan sama dia. Jadi selama semester satu dibeberapa matkul kita selalu satu kelompok dan akhirnya membuat kita jadi dekat. Nah jadi sebelum saya dekat dengan Nurul, Ratih maupun Azizah saya sudah dekat dengan Ayu. Tapi karena saya masih beradaptasi dengan teman-teman lain jadilah saya masih berteman kesana-sini. Kalau tidak salah ada empat fase pertemanan, sampai akhirnya aku memilih Ayu lah yang paling terbaik sampai saat ini. Sedangkan Ayu adalah tipe orang yang bebas dan tidak pernah terikat/masuk ke dalam suatu kelompok geng pertemanan.

Sosok yang sederhana, tapi sangat cerdas

Ya, seorang Ayu yang di zaman modern ini hampir semuanya udah memakai smartphone  dia masih memakai ponsel biasa yang ada kameranya entah berapa piksel masih kualitas bawah. Kebetulan lagi ponsel tersebut rusak dan dia membeli ponsel ala kadarnya yang penting bisa buat sms dan telfon. Tapi Alhamdullilahnya sekarang dia sudah dibelikan smartphone ya hampir satu bulan ini dia pakai smartphone. Jadi bisa menerima informasi dengan cepat karena sebelumnya hanya memakai sms yang kadang-kadang saya nggak punya pulsa buat ngasih informasi ke dia, tapi setidaknya ada wakil kelas yang mengirim pesan ke dia.

Tapi asal readers tahu, dialah sosok yang cerdas di kelas. Di beberapa semester dia selalu mendapat IP tertinggi, tapi sekarang dia agak tersaing sih dengan Nurul. But, saya bener-bener bangga sama dia. Tapi dibalik semua itu ada kelemahan juga, di non akademik dia berkemampuan sedang. Tapi saya yakin jika saja dia berlatih lagi di bidang itu saya yakin dia bisa. Contohnya penilaian musik  drum set, saya rasa dia kurang berlatih. Ya, untuk berlatihnya saja harus menyewa studio musik dan faktanya Ayu tidak memiliki tumpangan. Saya dengan Ratih, Nurul dengan Zizah, dan beberapa teman lain yang sudah berboncengan. Dalam hati, aku cuman bilang maafin aku ya Yu..

Asyik diajak ngobrol

Ayu dialah orang yang paling asyik diajak ngobrol tentang mimpi-mimpi (maafkeun saya yang pemimpi akut), tentang dunia luar, dan cerita-cerita konyol termasuk Bule. Ketika pulang kuliah saya pernah ketemu bule masih muda jalan sendirian (bulenya ganteng banget pengen saya samperin wqwq). Lalu lain waktu saya bercerita hipotesis saya tentang “Hari Bule di Kota Semarang” karena di sepanjang jalan di Kota Semarang banyak banget bulenya. Ini tumben lhoh saya sering bolak-balik Semarang atas ke Semarang bawah tapi nggak sebanyak hari itu bulenya.. Saya tidak menceritakan itu pada Azizah, Nurul, dan Ratih tapi saya menceritakan semua itu pada Ayu dengan khas saya yang seneng selangit, berbunga-bunga karena ada temen yang  nyambung diajak ngobrol tentang makhluk caucassian. Ayu ngerespon “jadi tour guidenya aja” lol.

Meninggalkan itu, ketika observasi tempat wisata di Semarang, aku paling nyaman dengan Ayu. Dia bilang selama di Semarang dia nggak pernah jalan-jalan. Ketika studi eksplorasi di Bali aku juga paling nyaman dengan Ayu dan kemana-mana sama dia. Tapi ada beberapa tempat kami tidak eksplorasi bersama. Ketika di Kuta dia ternyata juga diam-diam melihat dua bule ganteng yang sedang berjemur. Kekonyolan terjadi ketika kita di dek kapal (enggak tahu Ratih, Nurul, sama Zizah di dalem kapal sebelah mana) saling cerita tentang dua bule itu, tertawa bareng karena akhirnya tahu bahwa diam-diam sama-sama melihat bule yang berjemur itu lol. Dan akhirnya kami bercerita tetek bengek tentang Bali. Pokoknya selama di Bali saya nyaman banget sama Ayu, enggak ada selfie narsis seperti teman-teman lain, yang ada kita observasi kekepoan kita tentang alam Bali, budaya Bali, sejarah perjuangan masyarakat Bali. Kita bukan mengambil foto diri kita, tapi keindahan apapun yang ada Bali.  Saya bahagia sekali saat itu, terimakasih Ya Allah ada teman sejenis Ayu dimuka bumi ini. Enggak ada keluh kesah, yang ada kekonyolan. Satu lagi pas jalan menuju ke Pasar Seni Sukowati, dia melihat dinding pagar yang katanya mirip di di drama Korea kolosal.

Ayu                 : Temboknya  mirip di drama Korea

Semua             :“ Ya Allah, Yu ___-

Pokoknya banyak kejadian-kejadian seru lucu. Pas turun di pelabuhan Ketapang, saya, Ayu, dan anak-anak lain menunggu bus datang, hingga akhirnya Ayu nyeletuk.

Rahayu           :  Eh inikan rumahnya Irwan (d’academy)

Semua             : Mana-mana ?

Rahayu           : “Inikan lagi di Banyuwangi,berarti rumahnya Irwan ?”

Semua             : (nyebur ke laut bareng-bareng)

Ada juga kejadian lucu pas di rumah makan Soka, dia jatuh kesandung sampai aku, Ratih, Azizah, sama Nurul enggak bisa berhenti ketawa. Kesandungnya di depan tempat makan dosen lagi. Entah si dosen pada lihat atau tidak. Kami ketawa-tawa sampai masuk ke dalam Bus, beruntung bus masih sepi jadi kita semua bisa ngakak-sengakak-ngakaknya. Sorry lhoh Yu, sumpah gaya jatuhnya limited edition. Aku sama Ratih nggak bisa berhenti ketawa sampai sekarang!

Sosok yang sering ku ceritakan pada Ibu

Dialah sosok yang sering kuceritakan pada Ibu, kepolosannya, ketika semua sudah memakai smartphone dan dia belum, hingga  kecerdasannya dalam menangkap mata kuliah. Bahkan saya pernah bilang ke ibu diantara Nurul, Ratih, Azizah, sama Ayu aku paling nyaman kalau sama Ayu. Ibu menawarkan untuk diajak main ke rumah. Saya sebenarnya sudah menawarkan main ke rumah, tapi belum kesampaian main juga. Dia juga kalau pulang ke Kebumen juga ngajak saya, dia juga berkali-kali menawarkan saya untuk maen ke rumahnya. InsyaAllah Yu, tapi kalau liburan kuliah pasti bakal kelamaan, karena saya pasti nggak berani ke Semarang sendirian TT. Mending pas libur sabtu-minggu saya ikut maen ke rumahmu atau kamu main ke rumah saya hihihi.

Berencana Libur ke Yogyakarta Bareng…

 Liburan kuliah pengen maen ke Jogja. Tapi Nurul ngajakin ke Tegal lalu ke Tangerang –galau- Jadi ceritanya liburan minggu-senin 11-12 Desember 2016, Ayu sama temennya yang ada di Undip pergi ke Jogjakarta mengunjungi temannya yang kuliah di sana. Dia bilang seneng banget bisa kesana. Sebenarnya saya sama Ayu ngerencanaiin liburan ke jogja itu liburan semester 4 hingga akhirnya gagal karena kehilangan feel buat piknik (?), efek capek habis pagelaran tari. Selain itu saya, Nurul, Azizah, sama Ratih juga ngerencanaain ke Jogja tapi gagal entah apa alasannya. Pas digabungin mau maen bareng berlima juga gagal TT. Habis main ke Jogja itu, Ayu cerita sama saya kalau dia ketagihan maen ke Jogja dan ngajak saya buat maen kesana. Tapi oh tapi saya sudah berencana ikut Nurul ke Tegal dan Tangerang. Entah semoga saja saya tidak jadi ikut Nurul dan akhirnya pergi ke Jogja. Tapi kalau nggak jadi semua ya udah deh, InsyaAllah masih ada waktu lain.

 Baik, sekian dulu cerita dari saya tentang Ayu, teman dekat paling asyik, unik, dan sederhana. Semoga pertemanan kita selalu terjalin dengan baik dan bisa bersilaturahmi saling main ke rumah. Aamiin

 

p.s / 16 Januari 2018

  • sekarang ayu udah pernah main ke rumahku, Januari 2017 (setahun yang lalu), tapi saya belum pernah ke sana ha ha ha.
  • Rencana setelah KKN bulan depan kita mau main bareng, usul saya sih tetep ke Jogja (efek nggak kesampaian pergi ke Jogja berdua sama Ayu)
  • Out of Topic, doain saya bisa wisuda tahun ini ya temen-temen :D,