Rindu Sendiri

Engkau menyusuri jalan bersamanya dikala panasnya siang

Hanya berduaan dengan satu tujuan bahkan lebih dari itu

Namun sudah saatnya untuk pulang

Tak ingin ku akhiri hari itu

“Biar dia merindukanmu sendiri

Jangan resah dia pasti pikirkanmu

Walau kau tak tahu

Hingga diujung malam”

Mendadak Ke Kampung Pelangi

Jadi ceritanya kemarin keponakan saya (yang usianya malah lebih tua dari usia saya) Mariya itu melakukan persalinan di rumah sakit tentara Bhakti Wira Tamtama Semarang atau biasa orang menyebutnya RST atas rujukan dari dokter.

Pukul 10 pagi saya menjenguk kesana bersama keponakan saya yang satunya namanya Dina. Sore hari ketika bosan di dalam ruangan RST, saya akhirnya memutuskan buat keluar nyari udara di area halaman belakang RST bersama Dina. Dinapun akhirnya mengajak temennya bernama Marsela yang kebetulan mamanya sedang di rawat disana.

Singkat cerita lokasi RST sama Kampung Pelangi itu dekat banget, tinggal nyebrang saja pokoknya. Padahal sebenarnya dari awal nggak ada niatan ke Kampung Pelangi sih, karena saya pikir ya mau ke arena belakang yang katanya banyak anak-anak tentara di lapangan, istilahnya cuci mata ha ha. Begitulah kata Dina dan Marsela dua kids zaman now, yang sedari tadi emang keluar mulu dari ruangan tempat opnam keluarga masing-masing dan mereka malah cuci mata lihat kakak-kakak tentara dan perawat ganteng.

Lantas, kita keluar dari RST dan nyebrang buat menuju ke Kampung Pelangi. Padahal saya sering banget ngelewatin Kampung Pelangi, tapi nggak pernah niat buat pergi Kesana dan sekarang malah sampai.

Di Kampung Pelangi ini banyak banget spot buat foto-foto. Tapi karena saya orangnya nggak suka dipotret jadi ya nggak ada foto saya dibawah ini. Jadilah saya seorang fotografer untuk keponakan Saya.

Itu adalah sebagian kecil spot fotonya dan sebenarnya masih banyak banget spot foto yang lebih keren. Yang penasaran yuk wisata ke Kampung Pelangi Semarang. Dan tak lupa untuk memotret random, dibawah ini:

[Dibuang Sayang]

Jadi saya dan Marsela ternyata punya keseruan yang sama, seneng gitu kalau lihat bule *ups. Jadi ceritanya ada 3 orang bule caucasian (1 cowok + 2 cewek) bersama 1 orang lokal (cewek) lagi pada maen ke kampung pelangi. Nah berubung seumur hidup saya belum pernah foto sama Bule. Saya pengen ngajain foto mereka. Marsela pun juga ingin. Tapi sayangnya ada orang lokalnya. Takutnya dibilang noraklah, apalah, apalah. Jadinya kita males aja dan nggak jadi. Dan disaat kita mau nyebrang pulang eh ternyata rombongan itu juga mau nyebrang. Jadilah kita nyebrang bareng gitu. Ini foto mereka yang ku foto dari belakang, agak blur memang wqwq