Just A Poem: Adakah Kesempatan Kedua Untuk ku?

Sudah lama sejak kita berpisah

Namun sekarang kenyataannya aku malah merindukanmu

Aku teringat tentang perdebatan dulu

yang selalu saja terjadi

Ku akui akulah yang paling keras

Dan kau selalu saja mengalah untuk ku

Seharusnya aku tak mengambil keputusan lebih cepat

Kau yang selalu menahanku, tapi aku tak pernah peduli

Seharusnya aku selalu berada disampingmu

Mendukung setiap langkahmu

Karena kau selalu melakukan yang terbaik

Aku yang pernah menjadi perempuan mu

Aku meminta maaf

Aku pikir aku belum dewasa saat itu

Aku belum bisa menerima situasi baru

Lantas bersikeras pergi dari mu

Aku ingin berubah, mencoba menjadi lebih baik

Adakah kesempatan kedua untuk ku?

Dua cangkir kopi yang sering kita gunakan

Masih terpajang di ruang makan

Tak pernah tersentuh lagi

Aku sampai terlupa

Rasa nikmat kopi

Saat bersama mu

Gitar yang selalu kau main kan masih tersender di sudut ruang tamu

Tak pernah kau mainkan lagi

Hanya bisa mengenang

Lagu apa saja yang pernah kau nyanyikan untuk ku

Aku yang pernah menjadi perempuan mu

Aku meminta maaf

Aku pikir aku belum dewasa saat itu

Aku belum bisa menerima situasi baru

Lantas bersikeras pergi dari mu

Aku ingin berubah, mencoba menjadi lebih baik

Adakah kesempatan kedua untuk ku?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s